Apakah Payudara Putra Anda Tumbuh Membesar? Waspada sindrom klinefelter



Sindrom klinefelter adalah kelainan bawaan pada pria yang dapat memengaruhi perkembangan fisik serta intelektual dalam bersikap dan berperilaku.

Biasanya, wanita memiliki dua kromosom X (XX). Sementara pria memiliki kromosom X dan Y (XY). Namun dalam kasus yang jarang terjadi, seorang pria bisa diahirkan dengan jumlah kromosom X yang berlebihan. Nah, kelebihan kromosom X pada pria inilah yang menjadi penyebab sindrom klinefelter. Pria dengan kondisi ini mungkin tidak mengalami masa pubertas sebagaimana mestinya. Sebaliknya, pria yang mengidap sindrom ini justru memiliki beberapa karakteristik wanita.
Seberapa umumkah sindrom klinefelter?
Sindrom klinefelter adalah kelainan genetik yang langka. Sindrom ini dapat terjadi pada sekitar 1 dari 400 hingga 1 dari 1000 laki-laki.


Baca Juga
Sindrom Turner
Sindrom Klinefelter
Sindrom Jaqub


Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom klinefelter?
Beberapa tanda dan gejala paling khas dari sindrom klinefelter adalah ukuran testis yang kecil dan tidak turun ke kantung zakar, serta payudara yang membesar (gynecomastia). Kondisi ini disebabkan karena produksi hormon testosteron (hormon seks pria) yang berkurang.

Gejala lain dari sindrom klinefelter adalah massa otot yang lebih rendah dibandingkan dengan pria pada umumnya, sehingga tubuhnya cenderung lebih lembek. Beberapa pria mungkin juga mengalami pembesaran pinggul layaknya wanita. Sindrom ini juga dapat menyebabkan pria memiliki lengan dan kaki yang lebih panjang dibandingkan dengan tubuhnya.

Sindrom ini juga dapat menyebabkan osteoporosis (kepadatan tulang yang rendah), peningkatan risiko untuk kanker payudara, dan kadang-kadang gangguan kepribadian yang disebabkan rasa tidak percaya diri. Secara umum gejala sangat bervariasi dari satu orang dengan orang yang lainnya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Apa penyebab sindrom klinefelter?
Penyebab sindrom klinefelter adalah cacat dalam kromosom seks. Perempuan yang normal memiliki pola kromosom 46, XX. Sementara laki-laki yang normal memiliki pola 46, XY.

Dalam sindrom ini, terdapat pola 47, XXY. Kromosom X tambahan ini mengganggu perkembangan seksual pria normal dalam rahim dan pada masa pubertas.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom klinefelter?
Sindrom ini berasal dari peristiwa genetik acak. Risiko seorang anak yang lahir dengan sindrom ini tidak meningkat oleh apa pun yang dilakukan orangtuanya.

Meski faktor pemicunya tidak diketahui secara jelas, namun wanita yang hamil di usia lebih tua, berisiko melahirkan anak dengan kondisi ini.

Obat & Pengobatan
Beberapa pengobatan paling umum untuk sindrom klinefelter adalah melakukan terapi hormon untuk membantu pembentukan karakteristik seksual sekunder laki-laki. Testosteron, diberikan sebagai suntikan atau patch pada kulit, menyebabkan perkembangan otot laki-laki normal dan merangsang pertumbuhan rambut (jenggot, ketiak, dan rambut kelamin).

Ginekomastia dapat diobati dengan pembedahan (pengangkatan payudara). Benjolan di payudara harus diperiksa untuk memeriksa adanya kanker payudara.

Osteoporosis dapat diobati dengan pemberian testosteron ditambah dengan cukup kalsium dan vitamin D serta latihan beban biasa.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom klinefelter?
Dokter membuat diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik dari seorang anak yang tidak berkembang secara normal. Analisis kromosom (kariotip) dilakukan dari dengan cara mengambil sampel dari sel dalam mulut Anda yang dapat memberikan jumlah dan jenis kromosom.

Kadang-kadang, seorang pria memeriksakan diri ke dokter karena impotensi atau infertilitas. Tes darah dapat menunjukkan rendahnya tingkat testosteron (hormon laki-laki) dan tingginya tingkat hormon lain, seperti hormon penstimulat folikel (FSH).

Baca Juga
Sindrom Down
Sindrom Edward
Sindrom Metafemale
Sindrom Patau

Sumber : https://hellosehat.com/penyakit/sindrom-klinefelter/

Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru: