Alga Hijau Biru (Cyanobacteria)

Alga Hijau Biru (Cyanobacteria)




Cyanobacteria termasuk dalam kelompok eubacteria (bakteri), anggota Cyanobacteria tersebar diberbagai tempat, contohnya di perairan, tanah dan batuan. Secara umum, organisme ini melimpah diperairan dengan pH netral atau perairan yang bersifat sedikit basa. Jarang sekali dijumpai di perairan dengan pH kurang dari 4-5. Selain itu, ada pula Cyanobacteria yang bersimbiosis dengan organisme lain, misalnya Gleocapsa dan Nostoc bersimbiosis dengan alga membentuk lumut kerak (Lichen); Anabaena bersimbiosis dengan lumut hati, paku air dan palem-paleman untuk memfikasi nitrogen.

Gambar Gleocapsa


Gambar Nostoc
Sumber gambar : https://www.istockphoto.com/ae/photo/nostoc-sp-algae-under-microscopic-view-gm1084622854-291028114

Klasifikasi Bakteri Berdasarkan Karakteristik Dinding Sel

Klasifikasi Bakteri Berdasarkan Karakteristik Dinding Sel



Pengelompokan bakteri secara formal pertama kali dikembangkan oleh Hans Christian Gram. Ia membagi bakteri berdasarkan karaktristik dinding selnya melalui sistem pewarnaan Gram, yaitu bakteri Gram positif dan bakteri Gram negatif.

Dikatakan bakteri Gram positif jika ketika bakteri di warnai dengan kristal violet (Ungu) kemudian dicuci dengan alkohol/aseton, warna ungunya tidak luntur. Sebaliknya, jika warna ungunya luntur dikatakan bakteri Gram negatif. Oleh karena itu, bakteri Gram negatif tidak terwarnai oleh pewarnaan Gram. Selain itu ada pula bakteri yang tidak memiliki dinding sel.